108 Jubir Jokowi-Ma’ruf Amin Persiapkan Narasi Membangun Peradaban

0
85
108 Jubir Jokowi-Maruf Amin

Ratusan juru bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf Amin diberi pembekalan menghadapi Pilpres 2019. Mereka dipersiapkan untuk mengisi ruang publik dengan narasi-narasi positif yang membangun peradaban.

Meski demikian, Sekretaris TKN Jokowi-Ma’ruf, Hasto Kristiyanto, menjelaskan narasi yang dipersiapkan juga bersifat ofensif.

“Ofensif ini penting untuk mengisi ruang-ruang publik, supaya seluruh apa yang sudah dilakukan Pak Jokowi, masuk juga ke ruang-ruang personal, ruang privat, rakyat merasakan sentuhan kemanusiaan di dalam seluruh program dari Pak Jokowi,” ujar Hasto.

Hal itu dikatakan Hasto di sela-sela Pembekalan dan Workshop Juru Bicara TKN Jokowi-Ma’ruf Amin di Hotel Oria, Jakarta, Senin (13/8). Hadir dalam jumpa pers antara lain Wakil Ketua TKN, Lodewijk F Paulus (Golkar), Asrul Sani (PPP), Jhonny G. Plate (Nasdem), Abdul Kadir Karding (PKB), Wakil Sekretaris TKN, Verry Surya Hendrawan (PKPI), Raja Juli Antoni (PSI) dan Ahmad Rofiq (Perindo).

Hasto memberi contoh narasi yang ofensif tersebut. Misalnya, jika masyarakat pada masa lalu harus mengantre dan bersusah payah mendapatkan Bantuan Langsung Tunai (BLT), sekarang di bawah kepemimpinan Jokowi, ada sarana yang lebih efektif melalui Kartu Indonesia Sehat (KIS), Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan Program Keluarga Harapan.

“Ofensif itu dimaknai sebagai sosialisasi dari apa-apa saja yang sudah dilakukan oleh pemerintah,” ujar Sekjen PDI Perjuangan ini mengutip pesan Jokowi.

Lebih dari itu, Hasto mengatakan, Jokowi sangat memahami strategi pemenangan karena sudah empat kali mengikuti pemilu sebagai pasangan calon, yakni dua kali sebagai Calon Walikota Solo, Calon Gubernur DKI Jakarta dan Calon Presiden 2014.

“Pak Jokowi betul-betul langsung menyentuh esensi dari strategi pemenangan untuk memenangkan hati rakyat,” ujar Hasto tentang arahan Jokowi dalam rapat dengan TKN semalam.

Untuk diketahui, pada hari ini Pembekalan dan Workshop Juru Bicara TKN Jokowi-Ma’ruf Amin diikuti oleh 108 peserta yang berasal dari 9 parpol pendukung. Pembekalan akan terus dilakukan sebagai bagian dari
konsolidasi organisasi.

“Kami targetkan dalam waktu dua minggu seluruh tim kampanye tingkat provinsi sudah terbentuk dan kemudian terus bergerak sampai ke bawah sampai ke tingkat grass root, tingkat desa dan mereka berkoordinasi dalam satu rapat barisan pemenangan,” ujar Hasto.

Sementara itu, Jhonny Plate menjelaskan, Pembekalan dan Workshop Juru Bicara TKN hari ini fokus pada 5 persoalan, yakni: 1) Kerangka Ekonomi Makro yang Kokoh; Keadilan Ekonomi; 3) Tata Kelola Pembangunan yang Efektif; 4) Pembangunan Berkelanjutan dan Berkesinambungan; dan 5) Kemandirian Ekonomi.

“Kelima fokus isu ini yang dijelaskan dengan data-data yang akurat agar para juru bicara dalam komunikasi publiknya menyampaikan data yang sebenarnya dalam rangka transparansi dan keterbukaan,” ujar Jhonny.

SHARE
Previous articleBung Karno, Jalinan Kuat Indonesia dan Pakistan
Next articleBung Karno dan KH Wahab Hasbulllah (1)
Rahmat Sahid | #wongkebumen
Rahmat Sahid lahir di Kebumen. Selepas lulus SD tahun 1994, ia melanjutkan sekolah di MTs KHR Ilyas, sekaligus ngaji di Ponpes Maqomul Muttaqin Tambakrejo, Buluspesantren, Kebumen, yang diasuh almarhum KH Raden Mabarun. Tahun 1997, tamat dari MTs, anak kedua dari Bapak M. Nasiruddin dan Ibu Tumirah ini meneruskan ke MA Salafiyah, Wonoyoso, Kebumen, hingga tahun 2000. Di tahun yang sama, ia memutuskan untuk hijrah ke Jakarta, menimba ilmu di UIN Syarif Hidayatullah Ciputat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here